GAME part 1

17Feb10

Di masa modern seperti sekarang ini, Game bukan menjadi hal yang asing bagi kita. Hampir semua orang mengetahui tentang Game atau bahkan pernah merasakannya sebagai media hiburan atau mengisi waktu luang. Namun, lebih jelasnya apa sih sebenarnya Game itu? Bagaimana Sejarahnya? Apa saja teknologi yang digunakan? Apa dampak positif dan negatifnya? dan lain-lain. Berikut penjelasan tentang Game :

GAME

Dalam Bahasa Indonesia, Game adalah permainan. Namun lengkapnya, Game merupakan sebuah permainan dengan dengan tampilan sebuah gambar yang disertai komunikasi antara user dengan komputer sehingga menimbulkan suatu interaksi antar keduannya. Dimana user menginput suatu perintah dengan alat pengendali ke dalam program komputer, lalu program komputer menampilkannya dalam sebuah lingkungan buatan di layar. Ada 2 jenis sistem untuk menjalankan Game, yaitu PC dan Konsol. Media yang digunakan sebagai input data untuk memanipulasi/memainkan game disebut Controller, controller pada konsol dinamakan Joystick, sebuah papan portable berisi tombol-tombol untuk memasukan perintah-perintah pada sebuah game. Sedangkan pada PC, controller tetap berupa keyboard dan mouse yang digunakan bersamaan.

SEJARAH GAME

Game pertama kali dibuat pada tahun 1947, oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Terinspirasi oleh radar, mereka menampilkan sebuah tampilan analog yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol sebuh titik pada layar yang disimulasikan sebagai peluru/misil yang ditembakkan pada sebuah target. Kemudian pada Tahun 1952, Alexander S. Douglas menciptakan permainan yang idenya berupa permainan tradisional Tic-Tac-Toe. Game ini diprogram dengan memakai komputer EDVAC vacuum tube yang memiliki layer berupa cathode ray tube (CRT). Enam tahun kemudian tepatnya 1958, William Higinbotham mengembangkannya menjadi sebuah game interaktif yang dinamakan Tennis for Two yang dimainkan di Osciloscope.

Namun, game pertama yang benar-benar dibuat adalah gam Spacewar yang dibuat oleh beberapa mahasiswa MIT, yaitu Martin Graetz, Steve Russell, dan Wayne Wiitanen membuat game Spacewar pada sebuah komputer yang bernama DEC PDP. Spacewar menggunakan gambar vektor untuk menampilkan kapal yang perang satu sama lain.

Di tahun 1971, Nolan Bushnell bersama dengan Ted Dabney menciptakan game ber-genre arcade yang pertama yang dioperasikan dengan memasukkan sebuah koin untuk menyewanya. Dinamai Komputer Space karena game itu didasari oleh Spacewar. Berawal dari situ, lalu pada tahun 1972 Nolan dan Ted memulai Atari komputer. Kemudian dia mengembangkan game berjudul Pong yaitu game pertama yang tersedia untuk publik yang bisa dimainkan dirumah (konsol).

Tahun 1980, Atari mengeluarkan ATARI 2600 yang merupakan sebuah CPU dengan sebuat slot untuk kaset game nya. Dari sinilah merupakan era baru dalam dunia game.

Berikut game berdasarkan generasinya :

Generasi Pertama :

Contoh : Magnavox Odyssey, Pong, dan Coleco Telstar.

Generasi Kedua Awal :

Atari 2600, Fairchild Channel F, Odyssey2, Intellivision

Generasi Kedua Lanjut :

Atari 5200, Coleco Vision. Vertrex, SG-1000

Generasi Ketiga : 8 Bit

NES, Master System, Atari 7800

Generasi Keempat : 16 Bit

TurboGrafx-16, Sega Mega Drive, Neo Geo, Super NES.

Generasi Kelima : 32 Bit

3DO, Jaguar, Saturn, Playstation, Nintendo 64.

Generasi Keenam :

Dreamcast, Playstation 2, Game Cube, Xbox.

Generasi Ketujuh :

Xbox 360, Wii, Playstation 3.

Game Portable :

Gameboy, PSP, Wonderswan, NDS, Neo Geo Pocket, Game Gear, Lynx.

KLASIFIKASI GAME

Action

Game dengan genre ini menonjolkan unsur `aksi` dalam permainannya. Game ini biasanya menuntut kecepatan reaksi kamu dalam menggunakan controller game untuk melakukan aksi-aksi dalam permainan ini. Dalam genre ini, ada beberapa subgenre yang sangat menonjol dan memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Shooter game misalnya, adalah game yang menonjolkan unsur `menembak` dalam permainannya seperti Medal of Honor dan Counter-Strike. Lalu ada juga game fighting, seperti Street Fighter dan Mortal Kombat. Beberapa subgenre lainnya adalah beat`em up/hack and slash seperti Double Dragon atau Golden Axe, dll.

Adventure

Game dengan unsur berpetualang, game dengan genre ini menawarkan petualangan yang panjang, dan sering kali sejumlah mini-games ada di dalam sebuah game adventure. Game genre ini akan menempatkan kamu pada seorang tokoh yang harus menjalani kisahnya sendiri, dan biasanya harus menempuh waktu bermain lama untuk menjalani `cerita` yang ada di dalam permainan ini. Seperti Harry Potter, Super Mario, dll.

Role-Playing

Hampir sama dengan genre adventure, genre ini mnuntut kamu bermain peran dalam memainkan karakter dalam game, di mana aksi-aksi dan juga pilihan cerita yang diambil, biasanya akan berpengaruh pada jalan cerita game ini. Keunikan dari RPG adalah kemampuan dari si karakter untuk berkembang, belajar atau menaikkan “level” agar mampu meneruskan permainan ke tahapan yang lebih lanjut. Seperti : Harvest Moon, Final Fantasy, dll.

Simulation

Game simulasi akan menyimulasikan kejadian dan kondisi riil ke dalam sebuah permainan. Apakah itu menjadi menejer tim sepakbola, simulasi mengendarai jet tempur, ataupun mengontrol kehidupan kamu sendiri sehari-hari. Semakin mirip sebuah game simulasi dalam mewakili sebuah kondisi nyata, maka semakin baik game tersebut. Seperti Championship Manager, Airplane Simulation, dll.

Sports

Game ini akan menempatkan kamu mengendalikan atlet cabang olah raga tertentu dalam melakukan kegiatan olah raga tertentu. Aturan olah raga yang berlaku dalam cabang olahraga tersebut, juga menjadi rules atau perarturan dalam game ini. Seperti PES 2010, NBA live, dll.

Strategy

Game yang menuntut kemampuan gamer untuk mengatur siasat dan membuat keputusan-keputusan tepat berdasarkan perhitungan matang dalam melakukan sesuatu. Biasanya game ini selalu menggunakan setting `perang` dalam permainannya, memosisikan kamu sebagai panglima perang yang mengatur pergerakan pasukan kamu, pembangunan struktur pertahanan dan penyerangan, dan juga mengorganisasi suplai pasokan sumber daya untuk menyokong `perang` kamu. Seperti Medievel, Order Of War, dll.

Puzzle

Game dengan genre puzzle, biasanya enggak terikat pada sebuah cerita yang utuh ataupun sebuah karakter khusus. Genre ini menuntut kamu untuk menyelesaikan sebuah masalah berdasarkan logika simpel, namun sangat menantang. Misalnya menyusun balok-balok dengan bentuk-bentuk tertentu dalam tetris, atau berusaha menyamakan sejumlah kelereng dengan warna sama sebelum dia masuk lubang dalam Zuma. Game puzzle, terkadang bisa juga dimasukkan ke dalam kategori action, karena menuntut reaksi instan dari gamer yang memainkannya. Seperti Luxor, Tetris, Jigsaw, dll.

GAME ONLINE

Pengertian Game Online

Teknologi game online diilhami dari penemuan jaringan komputer pada saat itu. Dari konsep ini dikembangkan menjadi berbagai fitur baru termasuk game. Pertama masih menggunakan LAN namun dengan perkembangan zaman maka diperluas jangkauannya dengan menggunakan internet. Pada game online ini tidak sama seperti kita menginginkan browsing melainkan diwajibkan untuk meng-instal programnya dahulu. Tentunya jika menginginkan permainnan yang lebih bagus lagi perangkat keras atau bisa disebut hardware harus memadai. Perbedaanya game biasa dengan game online adalah kita diharuskan untuk mendaftarkan diri kita pada game tersebut. Untuk pendaftaran game online biasanya ada yang gratis ada juga yang memerlukan biaya. Contoh : Ragnarok Online, DOTA, AyoDance, dll.

Dalam keberadaannya, Game Online juga mempunyai dampak positif dan negatif. Berikut dampak positif dan negatifnya.

Dampak Positif

Game Online membuat orang pintar. Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain game 18 jam per minggu (rata-rata 2.5 jam/hari) memiliki koordinasi yang baik antara tangan dan mata setara dengan kemampuan atlet. Akan tetapi lebih banyak orang yang bermain dalam waktu jauh lebih lama.

Meningkatkan konsentrasi. Dr. Jo Bryce, kepala penelitian di suatu universitas di Iggris menemukan bahwa gamer sejati punya daya konsentrasi tinggi yang memungkinkan mereka mampu menuntaskan beberapa tugas.

Ketajaman mata yang lebih cepat. Penelitian di Rochester University mengungkapkan bahwa anak-anak yang memainkan game action secara teratur memiliki ketajaman mata yang lebih cepat daripada mereka yang tidak terbiasa bermain game.

Meningkatkan kinerja otak dan memacu otak dalam menerima cerita. Sama halnya dengan belajar, bermain game yang tidak berlebihan dapat meningkatkan kinerja otak bahkan memiliki kapasitas jenuh yang lebih sedikit dibandingkan dengan belajar dan membaca buku.

Meningkatkan kemampuan membaca. Psikolog di Finland University menyatakan bahwa video game bisa membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan baca mereka. Jadi, keluhan soal bermain game yang dapat menurunkan budaya membaca tidaklah beralasan.

Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Riset di Indonesia membuktikan bahwa banyak pria yang mahir bahasa Inggris di sekolah ataupun di universitas tanpa melalui kursus adalah mereka yang suka bermain game.

Membantu bersosialisasi. Beberapa profesor di Loyola University, Chicago telah mengadakan penelitian dan menurut mereka game online dapat menumbuhkan interaksi sosial yang menentang stereotip gamer yang terisolasi. friendship, brotherhood, organisasi (guild), menghadapi conflict bersama (guild wars), managing people (jika menjadi guild leader), kontrol emosi, politik, dsb.

Mengusir stres!!! Para peneliti di Indiana University menjelaskan bahwa bermain game dapat mengendurkan ketegangan syaraf. Jelas aja daripada berantem mendingan berantem lewat game, darahnya bohongan, senjata bohongan, semuanya serba bohongan, buat apa kita hidup di jaman digital kalau tidak memanfaatkannya.

Memulihkan kondisi tubuh. Dr. Mark Griffiths, psikolog di Nottingham Trent University melakukan penelitian sejauh mana manfaat game dalam terapi fisik.

Meningkatkan kecepatan dalam mengetik. Karena beberapa game online mengharuskan player untuk mengetik ketika berkomunikasi dengan lawan bicara.

Dampak Negatif.

Menimbulkan efek ketagihan, yang berakibat melalaikan kehidupan nyata. Inilah masalah sebenarnya yang dihadapi oleh para gamer yang intinya adalah pengendalian diri.

Kehidupan real menjadi berantakan, seperti nilai pelajaran, tugas kampus, dipecat, dsb.

Membuat orang menjadi bodoh. Orang berpikir terlalu pendek karena jalan main game yang ia mainkan. Ada salah satu kasus, seseorang membunuh seorang sopir taksi karena orang itu menginginkan uang dari sopir taksi itu untuk bermain game. Game kesukaannya adalah GTA. Pasti tahu kan..?

Membuat orang terisolisir dengan lingkungan sekitar. Ini adalah efek karena terlalu seringnya bermain game sehingga lupa akan kehidupan nyatanya.

Mengganggu kesehatan. Karena seseorang yang bermain game dalam waktu sangat lama ia hanya melakukan kegiatan pasif.

Mengakibatkan pola makan dan tidur yang tidak teratur sehingga mudah terserang penyakit.
Jika terlalu sering akan menimbulkan pengaruh psikologis.

Menghayal dan pikiran yang selalu tertuju pada game adalah efek negative yang ditimbulkannya.

Mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku.

Pemborosan, Jika game online telah menjadi candu. Karena jika seseorang telah kecaduan, ia dapat mengorbankan apapun demi keinginannya.

Sumber :

http//are-tech.blogspot.com

http://digilib.its.ac.id

http://www.pikiran-rakyat.com

http://dh1m45.blogspot.com



2 Responses to “GAME part 1”

  1. 1 Red

    mantap artikelnya😀

  2. 2 Novry

    Eh tolong penjelasannya di perjelas, dan lengkap YA


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: